Atribut Sang Jendral

Ternyata, sepeninggal Jendral Soedirman, beliau masih meninggalkan benda-benda bersejarah yang dewasa ini terpampang di dinding-dinding Museum, penasaran?

TIK dan Trend IT? Sama saja, tuh....

Orang-orang bilang belajar TIK itu gak penting, karena susah! Eitts, siapa bilang? Yuk simak 'saweran' Filza tentang TIK!

Kata Rifi: SMA itu Seru Banget!

Rifi membungkus cerita SMA-nya dengan bungkusan warna-warni, penasaran bagaimana kisah SMA dia? Baca lebih lanjut

Belajar Singkat Bahasa Jepang, yuk!

Nashir ingin membagi-bagi ilmu 'Ke-Jepangannya' dengan caranya sendiri. Hemm, memangnya benar belajar bahasa Jepang itu tidak sulit?

Simak Review Museum Polisi!

Salah satu penyawer, Adipa Rizky, mengadakan kunjungan museum Polri di Blok M. Penasaran bagaimana kisah singkat 60 menit yang dialaminya?

Tampilkan postingan dengan label Cintya Hapsari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cintya Hapsari. Tampilkan semua postingan

Kanjuruhan Inscription (Prasasti Kanjuruhan)


On the day Friday, May 20, 2011, I along with seven of my friends together - just visit the Elephant Museum after Friday prayers. We intend to visit the Museum of eight of these to do the job history for posted on this blog. The historical task is to explain one of the collections contained in one museum we visited. Because of the Jakarta National Museum or the Museum Elephants have a large and diverse collection, is one of the reasons I chose to separately visit the Museum Gajah do my history assignment. Entering the museum we paid Rp 2,000 only, the front of the Museum Gajah not changed, still with a welcome by the statues - big statues. When I was there I intend to go to part of the Museum of Elephants that have been renovated, part of the new building of the Elephant Museum, where the interior of the Museum Gajah terihat already very modern. From various parts of the Elephant Museum, I decided to visit the relics of the archipelago which is located on the second floor, and that's where I decided to explain the inscription Kanjuruhan.
NATIONAL MUSEUM
Elephant Museum or the National Museum of the Republic of Indonesia is one manifestation of European influence, especially the spirit of the Enlightenment, which appears at about age 18. This building was built in 1862 by the Dutch Government under Governor-General JCM Radermacher in response to the association Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen aimed at reviewing the scientific research diHindia Netherlands. The museum was inaugurated in 1868, but the institutional forerunner of the Museum was born in 1778, precisely on 24 April, at the time of formation Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen by the Dutch government. Radermacher donate a building located at Jalan Kalibesar along with a collection of books and cultural objects that form the basis for the establishment of the museum.
In the reign of England under the leadership of Sir Thomas Stamford Raffles (1811-1816), who also serves as Director of Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen ordered the construction of a new building located on Jalan Majapahit 3. This building was used as a museum and meeting rooms for the Literary Society (formerly named "Societeit de Harmonie".) Building is now located at the State Secretariat complex.
In 1862, after fulfilling the museum collection at Jalan Majapahit, the Dutch East Indies government established a new building located at Jalan Merdeka Barat 12. This building was opened to the public in 1868. The National Museum is known as Museum Gajah since dihadiahkannya bronze statue of an elephant by King Chulalongkorn of Thailandpada 1871.But on May 28, 1979, its name officially became the National Museum of the Republic of Indonesia. Then on 17 September1962, Indonesia Institute of Culture who managed, submitting to the government of the Republic of Indonesia Museum. Since then the museum management authorized by the Directorate General of History and Archaeology, under the Ministry of Education and Culture. But starting in 2005, the National Museum under the management of the Ministry of Culture and Tourism.

Notes on the website of the National Museum of the Republic of Indonesia in 2001 showed that the collection has reached 109,342 pieces. The number of collections that make this museum is known as the most comprehensive in Indonesia. In 2006 the number already exceeds 140 000 collection pieces, but only a third that can be shown to the audience. The museum is located at Jalan Merdeka Barat.
Museum Gajah many of collecting ancient artifacts from around the archipelago. Among other things belonging to the collection are ancient statues, inscriptions, objects and other ancient craft items. The collection is categorized into the ethnography, bronze, prehistoric, ceramics, textiles, numismatic, historical relics, and precious objects.

INSCRIPTION Kanjuruhan (Dinoyo)



Information of a kingdom in Malang named Kanjuruhan obtained from Dinoyo Inscription. It contains inscriptions dating in candara sengkala which reads: nayana-vayu-raseyang Caka worth 682 or 760 AD. This inscription was found separately, is found in the top and bottom regions Dinoyo Merjosari area. The inscription was discovered by Laydie Melville in 1904.Then successfully translated by Poerbatjaraka in 1976.
Naming as "Inscription Dinoyo" it is wrong, which caused the first discovered is part of the three fragments of this inscription in the area Dinoyo. Though two other fragments found in Merjosari. Secondly, if true opinion Casparis (1946) that the inscription was originally from the village of Kejuron - a change from toponimi "Kanjuruhan", then it should be named "Inscription Kejuron" or "Inscription Kanjuruhan". Third, the inscription was issued by the king of the kingdom Kanjuruhan. Inscription Dinoyo can be practically unique in that it is written using the letters Old Javanese (Kawi) and the Sanskrit language. Kanjuruhan kingdom, if it refers to the year contained in the inscription Dinoyo (760 M), is contemporaneous with the Old Mataram in the reign of Rakai Panangkaran who ascended the throne in 760 years to replace Sanjaya.
In the inscription Dinoyo Kanjuruhan told the golden age of the Kingdom as follows: There is a kingdom led by the powerful and wise king by the name Dewasimha After King died succeeded by his son, who named the Liswa The famous Liswa Gajayana degree and maintain a large palace called Kanjuruhan The Liswa have a daughter who is referred to as the Uttiyana King Gajayana loved the brahmins and its people because it brings peace across the country King and his people to a glorious worship the Agastya With the king and the princes country Agastya (called sages) eliminate the disease King saw Agastya statue of his ancestor's wood Sandalwood Then the king commanded to make Agastya statue of a beautiful black stone
The transcripts in Indonesian are as follows:
Selama tahun caka berjalan 682

Ada seorang raja bijasana dan sangat sakti, sang Dewasimha namanya. Ia menjaga keratonnya yang berkilau-kilauan disucikan api Putikecwara (yakni sang Ciwa).

Anakda yalah seorang liswa namanya, yang juga terkenal dengan nama Sang Gajayana, setelah ramanda pulang kembali ke swarga, maka sang Liswa-lah yang menjaga keratonnya yang besar, bernama Kanjuruhan.

Sang Liswa melahirkan seorang putrid yang oleh ramanda sang raja diberi nama sang Uttejana, seorang putrid kerajaan yang hendak meneruskan kulawarga ramanda yang bijaksana itu.

Sang raja Gajayana, yang memberi ketentraman kepada sekalian para Brahmana dan dicintai oleh rakyatnya, yalah bakti kepada yang mulia sang Agastya. Dengan sekalian pembesar negeri dan penduduknya ia membuat tempat (candi) sangat bagus bagi sang maharesi (Agastya) untuk membinasakan penyakit yang menghilangkan kekuatan (semangat).

Setelah ia melihat arca Agastya yang dibuat dari kayu cendana oleh nenek moyangda, maka raja murah hati dan pencipta kemasyuran ini memerintah kepada pelukis yang pandai untuk membuat (arca Agastya) dari batu hitam yang elok, supaya ia selalu dapat melihatnya.

Atas perintah sang raja yang sangat teguh budinya ini, maka (arca) sang Agastya yang juga bernama Kubhayoni didirikan (dengan upacara dan selamatan besar) oleh para ahli regweda, para ahli weda lain-lainnya, para brahmana besar, para pandita yang terkemulia dan para penduduk negeri yang ahli kepandaian lain-lainnya, pada tahun 682 Caka, bulan Margacirsa, hari Jumat tanggal 1 paro petang?

Dihadiahkan pula oleh sang raja sebagian tanah dengan sapi yang gemuk-gemuk serta sejumlah kerbau, dengan beberapa orang budak lelaki dan perempuan dan segala keperluan hidup para pandita yang terkemuka, seperti sabun pemandian, bahan untuk selamatan dan sajen-sajen; juga sebuah rumah besar yang sangat penuh (perabotan) untuk penginapan para brahmana tetamu dengan disediakan pakaian, tempat tidur, pada jawawut dan lain-lain.

Manakala ada kulawarga (kerajaan) atau anak-raja dan sekalian para pembesar negeri bermaksud melanggar atau berbuat jahat, berdosa tidak mengindahkan (peraturan) hadiah sang raja ini, moga-moga mereka jatuh ke dalam neraka; janganlah mereka mendapat nasib yang mulia, baik dalam akhirat maupun dunia.

(Sebaliknya) mana kala kulawarga sang raja, yang girang akan terkembangnya hadiah itu, mengindahkannya dengan pikiran yang suci, melakukan penghormatan kepada brahmana dan berbuat ibadah, maka karena berkat selamatan kebaikan dan kemurahan itu haraplah mereka menjaga kerajaan yang tak bandingkan ini seperti sang raja menjaganya.


Information from the inscriptions on the name of the kingdom with its king named Dewasimha Kanjuruhan who has a son who later named himself king menggamntikan Liswa Gajayana title. Then have a daughter named Uttejana Gajayana.
In addition to the above genealogy of the royal family, the inscription Dinoyo also provide information about the construction of sacred buildings dedicated to the sage Agstya. This is the uniqueness of the Kingdom Kanjuruhan. Unlike other Hindu kingdom in Indonesia, which generally make a shrine (temple) to the god Shiva, Vishnu, or Brahma. Based on the inscription of the king Dinoyo Gajayana Agastya worship and honor Agstya thus changing the sandalwood statue of Agastya into a shiny black stone.Gajayana then ordered the to build a shrine for Sage Agastya.
According Poerbatjaraka in his dissertation (1926) in India, Southeast Asia or in the archipelago, Agastya is positioned in a special way. Therefore, the mythological Agastya described as "culture hero" who was instrumental in developing Siwaisme from northwestern India to the south, for which Agastya Samodra have to drink water until exhausted. Myths about the expansion of Hinduism to the south by crossing the sea, according to Poerbatjaraka can be used as guidance on further expansion of Hinduism (Brahmanism) to the archipelago. In this case, Agastya has found its way into the archipelago sea. Indeed sage Agastya was one of the disciples (sisya) of Shiva. Among the disciples of Shiva, even among the seven principal receipts (saptarsi) student Shiva, Agastya is the most important.Because of these virtues, then Maharsi Agastya is often conceived of "representative" of Shiva in the world. In fact, Agastya identified with Shiva, Shiva primarily as Grand Master.
Shrine or temple to Agastya is not known for certain. Some scholars equate this building with the Temple Clowns Clown in situ in the village. But there is a peculiarity in this temple. Inside there Grha grba phallus and yoni, which is the symbol of Lord Shiva. Besides this temple is a characteristic feature of royal Hindu temple which is pendharmaan a king. And also the statue of Agastya was placed in the recesses of the temple that is now northern statue was not in situ. Actually there is the possibility of building to Agastya are located in Coral Besuki site that is located not far from the Temple Clown.This site is a reuntuhan temple. But unfortunately there is no clue to answer where the building to Agastya.
History Kanjuruhan Kingdom is experiencing disconnection. In written sources such as inscriptions do not mention sustainability Dinoyo Kanjuruhan Kingdom during Uttejana, daughter of Gajayana. New no information about that on the stele Watukura Kanjuruhan Balitung Dyah.Maybe then the capital of the kingdom Kanjuruhan Malangditaklukkan by Mataram in Central Java and its ruler is considered as a subordinate king with the title Rakryan Kanuruhan. This title began to appear in the inscriptions Watukura Dyah Balitung and very important position in the reign of Airlangga Dharmawangsa and Kadiri era.

2 TAHUN DI LABSKY

Masa SMA saya bermuali pada awal bulan Juli tahun 2009. Setelah lulus jenjang SMP saya di Labschool, saya berniat untuk melanjutkan kembali studi saya di SMA Labschool Kebayoran. Karena SMA Labschool Kebayoran merupakan sekolah swasta, maka mereka menggunakan tes untuk sesi pemilihan murid, dengan nilai NEM saya yang biasa saja saya sudah merasa tenang karean saya dapat masuk ke SMA Labschool dengan cara tes. Karena saya berasal dari SMP Labsky, pihak sekolah mengadakan tes jalur khusus untuk masuk SMA Labsky dengan peserta yang dibolehkan dari kalangan SMP Labsky saja. Itu sudah merupakan keuntungan besar bagi saya. Tetapi keuntungan tidak berpihak pada saya, dimana saya tidak lulus dalam tes jalur khusus. Pilihan terakhir saya adalah megikuti tes biasa dimana saingan saya akan bertambah banyak dari sekolah-sekolah lain. Walaupun saya sudah bekerja keras kenyataannya saya juga tudak lulus tes masuk SMA Labsky dengan jalur biasa. Dengan nilai NEM saya, saya berhasil masuk SMA 82, walaupun begitu saya masih tetap berusaha untik dapat masuk SMA yang saya inginkan, yaitu SMA Labscool Kebayoran. Saat pramos, saya datang pagi ke area SMA 82 dan melakukan kegiatan sesuai yaang diperintahkan guru, pramos dimulai dengan upacara dan lalu kami dikenalkan dengna guru-guru yang nantinya akan mengajar beserta letak kelas-kelas yang ada, setelah itu kami dipanggil satu-perastu untuk pembagian kelas.

Saya masuk kelas 1-1, sehabis upacara para murid memasuki kelas masing-masing sesuai yang telah diberitahukan, dan kegiatan berjalan seperti biasa dimana para murid memperkenalkan dirnya dan wali kelas pun memperkenalkan diri dan juga menjelaskan tata tertib dan kurikulum pemebelajaran sekolah. Saat saya sampai rumah ibu saya memberitahukan berita menyenangkan dimana saya telah diterima di SMA Labschool, SMA yang saya inginkan. Saya dapat masuk karena ada salah satu anak yang mengundurkan diri dan posisi saya tetpat berada dibawah dia. Senang bukan main saat saya mengetahuinya. Lantas keesokan hari saya melaksanakan MOS di SMA Labschool. Saya bertemu kembali dengan teman-teman SMP saya yang dulunya juga dari SMP Labschool. Mayoritas siswa SMA Labschool juga kebanyakan berasal dari SMP Labschool sendiri. Tentu saja MOS ini saya jalani dengan hati yang senang.

Mos di Labsky termasuk rumit, dikarenakan kami diharuskan membuat nametag dengan desain dan kriteria yang sudah ditentukan oleh kakak-kakak osis. Dengan design rumit beserta bahan yang harus sama, ada pula dengan kriteria foto yang harus sesuai perintah. Tetapi karena saya juga dulu sama saat Mos SMP Labsky, saya merasa biasa akan membuat nametag seperti ini. Kegiatan mos diisi dengan kegiatan standar diapaki saat orientasi, kami mendengarkan materi dari guru dan ada juga dari kakak-kakak nya sendiri. Saat mos para siswa dibagi perkelompok dan sering juga diadakan games untuk memicu kekompakkan dan agar kita dapat mengenali satu sama lain yang berasal dari berbagai macam sekolah. Setiap pagi harinya pun akan diadakan lari pagi beserta apel pembuka dan penutup.


Setelah mengikuti kegiatan mos, saya ditentukan masuk ke kelas XE. Mayoritas siswa juga kebanyakan berasal dari SMP Labsky. Hari pertama masuk masih belum ada pelajaran. Hanya diadakan pengenalan dan pemilihan para pengurus kelas. Materi pelajaran juga dapat saya ikuti dengan baik, karena saya berasal dari smp Labscky, sayan dengan baik dan mudah dapat beradaptasi dengan cara pembelajarannya beserta lingkungannya. Ramadhan pun tiba dan pihak sekolah mengadakan acara PILAR, dimana para murid beragama Islam wajib utnuk mengikutinya. Pada kegiatan tersebut kami diber materi-materi keagamaan dan selalu melaksanakan solat berjamaah dengan selingan ceramah rohani yang diberikan, dalam kegiatan saya dapat menambah ilmu keagamaan saya.
Kegiatan selanjutnya adalah Pra Trip Observasi, kegiatan ini dilakukan sebelum kami seluruh siswa kelas X ikut serta dalam kegiatan Trip Observasi atau biasa disebut TO. Dalam Pra TO ini kami dibagi berkelompok bercampur antar kelas dan kelompok saya terdapat 6 orang yaitu saya, Natashya Susilo, Tsara, Vinny Asrita, Karina Dewata, Suki, Yoga, dan Dimas. Dimana Dimas berperan sebagai ketua dan terdapat kakak-kakak kelas XI pembimbing dari osis. Di Pra TO ini kami membuat tongkat, dengan mengamplasnya dan mencat tongkat itu masing-masing dengan saling membantu, selain itu kami juga membuat nametag. Tongkat dan nametag itu akan kami gunakan selama kegiatan TO berlangsung nanti. Saat pra TO kami juga mengikuti kegiatan masak-memasak untuk membiasakan kami memasak makanan sendiri saat kita mengikuti kegiatan TO, dan dalam pra TO ini tekah dipilih 3 ketua angkatan dan nama angkatan yaitu Nawadrastha Sandyadira dengan singkatan Nawastra, angkatan saya adalah angkatan ke sembilan.  

Kegiatan TO pun kami ikuti, TO diadakan di daerah pedesaan dimana kita nanti dengan kelompok akan tinggal bersama salah satu keluarga yang menempati desa tersebut. Saya dan kemlompok saya mendapatkan keluarga yang sangat ramah dan kami sangat berterima kasih dapat menumpang tinggal dirumahnya untuk selama kegiatan TO ini berlangsung. Acara-acara dalam kegiatan TO sangat banyak dan beragam, kita diberi tugas untuk membuat makalah dengan hal yang behubungan dengan desa tersebut, tema yang kita gunakan untuk maklah adalah tentang penggunaan KB dalam lingkungan desa, dalam pembuatan makalah ini kami diberi bimbingan oleh guru biologi yaitu Ibu Ema dan kami pun dapat menyelasaikan tugas tersebut. Selain itu kami juga mengikuti bapak pemilik rumah kami dengan kegiatan sehari-hari dia yaitu petani, kami membantu pekerjaannya di sawah. Pada malam hari kami pun menjaga vendel yang terikat pada tongkat dengan bergantian, kegiatan itu lumayan membuat tegang karena kita tidak dibolehkan tertidur dan harus membalas lampu dari arahan kakak kelas yang nanti akan patroli menglilingi rumah.

Selain menajga vendel pada malah hari sering juga diadakan kegiatan kebersamaan, dan setiap kelompok melakukan pentas seni masing-masing dengna tema yang sudah ditentukan oleh kakak-kakak osis, dengan kegiatan ini angkatan kami lebih bisa menambah keeratan dan kekompakkan antar satu sama lain. Namun kegiatan TO yang paling saya sukai adalah penjelahan, dimana setiap kelompok aakan menjelajahi selur lingkungan desa sampai dengan area-area hutan dan akan terdapat pos-pos dimana kami harus mengikuti perintah atau aturan yang ada pada setiap pso tersebut. Perjalanan dalam penjelajahan ini lumayan panjang danbanyak rintangan, dimana kita menyeberangi sawah dan mendaki naikan ataupun melewati turunan yang licn karena lumpur-lumpur yang ada. Walaupun kami terasa capek tetapi perasaan capek tidak sebandung akan senang menjalani dan menjalaninya bersama-sama dengan kelompok. Kegiatan TO diadakan selama 5n dimana kita pulang kembali ke area Labschool Kebayoran kembali.

Setelah TO kegiatan yang kami ikuti adalah BINTAMA. Dimana saya telah memasuki kelas XI, saya masuk ke kelas XI IPA I, di kelas ini saya akrab dengan teman-teman sekelas saya yang kompak. Pada kegiatan Bintama, kami dibawa ke tempat Kopassus dimana kami akan dilatih oleh para pelatih-pelatih yang bertugas disana. Sewaktu SMP di Labsky ada pula kegiatan yang menyerupai Bintama yaitu Bimensi, jadi saya sudah berpengalaman akan kegiatan ini. Selama mengikuti kegiatan Bintama, semua acara berjalan displin dengan para pelatih-pelatih yang tegas, kami banyak menguji ketahan fisik kami disitu dan juga dengan latihan baris-berbaris atau PBB. Selain itu kami juga mendapat kesempatan dalam mencoba flying fox, repling, caraka malam dan hal-hal lainnya. Kegiatan yang berlangsung selama 6 hari itu sangat menguras tenaga dan melelahkan. Beberapa hari setelah Bintama, saya berangkat ke Eropa bersama tim saman untuk melakukan misi budaya ke Perancis. Disana saya melakukan festival dengna menampilkan beragam macam tarian khas Indonesia dan tentunya tari saman, setelah menyelesaikan festival tim saman kami melanjutkan dengan tour di Eropa, dimana kami mengunjungi Belanda, Amsterdam dan masih banyak lagi. Kegiatan Misi Budaya itu merupakan salah satu moment yang tak terlupakan dimana saya dapat banyak pengalaman dan menambah teman juga.

Pada kelas XI ini kami diberi kesempatan untuk mengikuti LAPINSI, yaitu salah satu tahap apabila ada yang berminat menjadi Osis. Saya sangat ingin menjadi osis karena sewaktu smp saya bukan osis maka dari itu pasa masa sma ini saya berusaha agar bisa menjadi osis. Pada kegiatan ini para peserta diberikan materi akan berorganisasi yang baik, bagaimana menjadi pemimpin dan lainnya. Alhamdulillah saya telah lulus Lapinsi, setelah Lapinsi tahap selanjutnya adalah TPO, dimana kita mengikuti 3 tes yaitu tes fisik, tes rohani, dan tes makalah. Dan untungnya juga saya dapat melalui ketiga tahap tersebut dengan baik dan saya bisa menjadi anggota Osis saya yang bernama Dranadaraka Wiraksaka, dimana saya berposisi menjadi BN 5 menggantikan Kak Sara.  Yang telah diresmikan dengan Lalinju sejauh 17km dari Makam Pahlawan.

Kelas XI berjalan dengan lancar dan menyenangkan, dimana angkatan kami mengikuti kegiatan Study Trip ke Jogja. Kita menginap disana dan oergi ke tempat-tempat dimana kita dapat menambah ilmu kita, kita juga pergi mengunjungi candi-candi yang ada. Merupakan waktu yang sangat berharga dihabiskan bersama-sama teman angkatan saya. Program kerja osis yang saya ikut serta adalah Sky Battle dimana saya berpartisipasi dalam Sky Fest yaitu lomba tari saman. Dan alhamdulillah tim saman kami berhasil meraih juara 1 dan juara favorit dari bersaing dengan banyak sekolah lain. Program kerja seksi Osis saya yaitu Sky Nation, perlombaan PBB antar sekolah, dan kegiatan ini pun berakhir dengan lancar dengan penonton dan peserta yang lumayan banyak, walaupun SMA labschool tidak memenangkan Sky Nation ini.

Pada tahun ini saya sudah kelas XII, dan saya memasuki kelas XII IPA 3. Program kerja terakhir Osis kami adalah Sky Avenue yang diadakan pertahun oleh SMA Labschool Kebayoran. Dalam mempersiapkannya seluruh Nawastra berpartisipasi untuk acara ini. Termasuk susah untuk mengumpulkan dana besar untuk acraa besar ini pula, namun semua kesusahan telah kami lewati bersama dan acara Sky Avenue alhamdulillah berhasil kami laksanakan dengan lancar.

Sekarang saya masih dalam tahap menjadi murid XII IPA 3, dan bukan sesuatu yang mudah dalam menghadapi materi pelajaran yang ada untuk persiapan UAN nanti, dan saya berusha keras untuk mendapatkan nilai maksimal bagi diri saya. Sudah 2 tahun saya jalani di SMA Labsky dan saya merasa beruntung dapat bersekolah disini walau rintangan yang saya temui tetapi saya alhamdulillah dapat mengahadapinya.



Kelas XE




 Tim Saman




Kelas XI IPA 1



Osis Dranadraka Wiraksaka



Nawastra

DARI LABSKY UNTUK INDONESIA "KIMIA SEMESTER 2 KELAS III"

KIMIA
Kelas 3 Semester 2

BAB 6 : SENYAWA TURUNAN ALKANA
GUGUS FUNGSI


TATA NAMA SENYAWA TURUNAN ALKANA
ALKOHOL
Alkohol merupakan senyawa turunan alkana yang mengandung gugus fungsi – OH. Contoh rumus struktur salah satu jenis alkohol, yaitu metanol seperti tampak pada gambar 4.1. Senyawa alkohol sudah banyak dikenal dan dimanfaatkan oleh manusia, baik dalam bentuk minuman, makanan, maupun untuk kepentingan medis. Beberapa jenis makanan dan minuman beralkohol yang banyak dikonsumsi orang dihasilkan dari hasil fermentasi karbohidrat, misalnya tape singkong, minuman anggur, dan lain-lain.

TATA NAMA ALKOHOL
Ada dua cara pemberian nama pada alkohol, yaitu:
a.  Penamaan secara lazim, yaitu dimulai dengan menyebut nama gugus alkil yang terikat pada gugus –OH kemudian diikuti kata alkohol.

b. Penamaan secara sistem IUPAC, yaitu dengan mengganti akhiran pada alkana
     dengan akhiran ol (alkanamenjadi alkanol)



ALKOKSIALKANA (ETER)
Eter atau alkoksi alkana merupakan turunan alkana yang mempunyai struktur berbeda dengan alkohol. Eter mempunyai rumus umum R–O–R. Dengan gugus fungsi –O– yang terikat pada dua gugus alkil. Gugus alkil yang terikat dapat sama dan dapat berbeda. Beberapa contoh senyawa eter seperti pada tabel 4.3 berikut.





                  TATA NAMA ETER
Ada dua cara pemberian nama eter, yaitu:
a. Penamaan secara lazim dimulai dengan menyebut nama alkil yang terikat pada gugus –O– kemudian diikuti oleh kata eter.
b. Penamaan berdasarkan IUPAC, yaitu dengan mengganti akhiran ana pada alkana asal dengan akhiran oksi.







 ALDEHID (ALKANAL)

Tata nama senyawa aldehid dengan rantai cabang sama seperti tata nama alkohol, tetapi posisi gugus fungsi –CHO tidak perlu dinyatakan karena selalu menjadi atom karbon nomor satu



TATA NAMA ALKANA
             a. Nama IUPAC
Nama aldehid sebagai turunan dari alkana diturunkan
             dari nama alkana dengan
             mengganti akhiran adengan al.


b. Nama Lazim (Trivial)




ALKANON (KETON)

TATA NAMA ALKANON
 a. Cara Trivial
Menyebut dulu gugus alkil yang terikat pada atom C gugus karbonil kemudian diikuti kata keton. Penyebutan gugus alkil mengikuti urutan abjad.
Contoh:




b.  Sistem IUPAC
1). Menentukan rantai induk, yaitu rantai atom C terpanjang yang mengandung gugus karbonil 

    2).      Memberi nomor dari salah satu ujung sehingga atom C pada gugus karbonil mendapat nomor terkecil.
    3).      Urutan penamaan:
·         Nomor cabang
·         Nama cabang
·         Nomor atom C gugus karbonil 
·         Nama rantai induk (alkanon)


ASAM KARBOKSILAT (ALKAONAT)
            TATA NAMA KARBOKSILAT
a.      Cara Trivial
Nama trivial asam karboksilat biasanya didasarkan pada nama sumbernya, bukan berdasarkan strukturnya. Hal ini karena banyaknya asam karboksilat yang telah dikenal orang sejak lama
b.      Sistem IUPAC
Nama asam alkanoat diturunkan dari nama alkana yang sesuai dengan mengganti akhiran menjadi oatdan diawali kata asam.
 c.      Cara penamaam asam alkanoat adalah:
  Urutan penamaan:
Asam(nomor cabang)-(nama cabang)(alkanoat)

ALKIL ALKAONAT (ESTER)


Dari tabel 4.13 dapat disimpulkan bahwa rumus umum ester adalah CnH2nO2.

TATA NAMA ESTER
Ester mempunyai nama IUPAC alkil alkanoat. Tata nama ester hampir sama dengan tata nama asam karboksilat, tetapi nama asam diganti dengan nama alkil dari R′ karena atom H dari gugus –OH diganti dengan gugus alkil.




HALOALKANA

Haloalkana merupakan salah satu senyawa turunan alkana. Haloalkana mempunyai rumus struktur yang sama dengan alkana, hanya satu atau lebih atom H-nya diganti oleh atom halogen (X = F, Cl, Br, I).

TATA NAMA HALOALKANA
Tata nama haloalkana dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
a.      Tata Nama IUPAC
Haloalkana merupakan nama IUPAC. Sedangkan urutan cara penamaannya sebagai berikut:
1)      Menentukan rantai induk, yaitu rantai karbon terpanjang yang mengandung atom halogen (X = F, Cl, Br, I).
2)      Memberi nomor. Penomoran dimulai dari salah satu ujung rantai sedemikian sehingga posisi atom halogen mendapat nomor terkecil.
Catatan: Jika terdapat lebih dari satu atom halogen, maka prioritas penomoran didasarkan kereaktifannya, yaitu F, Cl, Br, I.
3)      Gugus alkil selain rantai induk dan atom halogen sebagai cabang.
b.      Tata Nama Trivial (lazim)
Nama lazim monohaloalkana adalah alkilhalida.

KEISOMERAN

Isomer adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul yang sama tetapi mempunyai struktur atau konfigurasi yang berbeda .
Struktur berkaitan dengan cara atom-atom saling berikatan, sedangkan konfigurasi berkaitan dengan susunan ruang atom-atom dalam molekul.
Keisomeran dibedakan menjadi 2 yaitu :
Keisomeran struktur : keisomeran karena perbedaan struktur.
Keisomeran ruang : keisomeran karena perbedaan konfigurasi (rumus molekul dan strukturnya sama).
KEISOMERAN STRUKTUR 
Dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : 
· keisomeran kerangka : jika rumus molekulnya sama tetapi rantai induknya (kerangka atom) berbeda.
· keisomeran posisi : jika rumus molekul dan rantai induknya (kerangka atom) sama tetapi posisi cabang / gugus penggantinya berbeda.
· keisomeran gugus fungsi
KEISOMERAN RUANG 
Dapat dibedakan menjadi 2 yaitu : 
keisomeran geometri : keisomeran karena perbedaan arah (orientasi) gugus-gugus tertentu dalam molekul dengan struktur yang sama.
keisomeran optik .
A. KEISOMERAN PADA ALKANA 
Tergolong keisomeran struktur yaitu perbedaan kerangka atom karbonnya. Makin panjang rantai karbonnya, makin banyak pula kemungkinan isomernya.
Pertambahan jumlah isomer ini tidak ada aturannya. Perlu diketahui juga bahwa tidak berarti semua kemungkinan isomer itu ada pada kenyataannya.
Misalnya : dapat dibuat 18 kemungkinan isomer dari C 8 H 18, tetapi tidak berarti ada 18 senyawa dengan rumus molekul C 8 H 18 .
Cara sistematis untuk mencari jumlah kemungkinan isomer pada alkana :
B. KEISOMERAN PADA ALKENA 
Dapat berupa keisomeran struktur dan ruang. 
a) Keisomeran Struktur. 
§ Keisomeran struktur pada alkena dapat terjadi karena perbedaan posisi ikatan rangkap atau karena perbedaan kerangka atom C.
§ Keisomeran mulai ditemukan pada butena yang mempunyai 3 isomer struktur. Contoh yang lain yaitu alkena dengan 5 atom C.
b) Keisomeran Geometris.
Ø Keisomeran ruang pada alkena tergolong keisomeran geometris yaitu : karena perbedaan penempatan gugus-gugus di sekitar ikatan rangkap.
Contohnya : 
Keisomeran pada 2-butena. Dikenal 2 jenis 2-butena yaitu cis -2-butena dan trans -2-butena. Keduanya mempunyai struktur yang sama tetapi berbeda konfigurasi (orientasi gugus-gugus dalam ruang).
Pada cis -2-butena, kedua gugus metil terletak pada sisi yang sama dari ikatan rangkap; sebaliknya pada trans -2-butena, kedua gugus metil berseberangan.
Ø Tidak semua senyawa yang mempunyai ikatan rangkap pada atom karbonnya (C=C) mempunyai keisomeran geometris. Senyawa itu akan mempunyai keisomeran geometris jika kedua atom C yang berikatan rangkap mengikat gugus-gugus yang berbeda.
C. KEISOMERAN PADA ALKUNA 
Keisomeran pada alkuna tergolong keisomeran kerangka dan posisi .
Pada alkuna tidak terdapat keisomeran geometris.
Keisomeran mulai terdapat pada butuna yang mempunyai 2 isomer.


BAB 7 : BENZENA & TURUNANNYA
STRUKTUR BENZENA









Struktur benzena pertama kali diperkenalkan oleh Kekule pada tahun 1865. Menurutnya, keenam atom karbon pada benzena tersusun secara melingkar membentuk segi enam beraturan dengan sudut ikatan masing-masing 120 derajat. Ikatan antara karbon adalah ikatan rangkap dua dan ikatan tunggal yang berselang seling, seperti diperlihatkan gambar di atas.
Benzena termasuk senyawa aromatik dan memiliki rumus molekul C6H6. Rumus molekul benzena memperlihatkan sifat ketakjenuhan dengan adanya ikatan rangkap. Tetapi ketika dilakukan uji bromin benzena tidak memperlihatkan sifat ketakjenuhan karena benzena tidak melunturkan warna dari air bromin. Mengapa demikian?
Berdasarkan hasil analisis, ikatan rangkap dua karbon-karbon pada benzena tidak terlokalisasi pada karbon tertentu melainkan dapat berpindah-pindah. Gejala ini disebut resonansi. Adanya resonansi pada benzena ini menyebabkan ikatan pada benzena menjadi stabil, sehingga ikatan rangkapnya tidak dapat diadisi oleh air bromin.
TATA NAMA BENZENA & TURUNANNYA
Dalam sistem penamaan IUPAC, cincin benzena dianggap sebagai induk, sama seperti rantai terpanjang dalam alkana. Gugus-gugus fungsi lain yang terikat pada benzena dianggap sebagai cabang.
a. Tata Nama Senyawa Turunan Benzena dengan satu substituen yang terikat pada cincin Benzena 
Perhatikan beberapa contoh berikut:


Etil benzena
bromobenzena
nitrobenzena
Dari ketiga contoh di atas, dapat terlihat bahwa gugu alkil seperti etil, golongan halogen seperti bromo, dan gugus nitro dituliskan sebagai awalan pada benzena.
Benzena yang kehilangan satu atom H disebut fenil (C6H5-) dengan struktur sebagai berikut:
fenil
Sehingga klorobenzena dapat juga disebut fenilklorida dan bromobenzena dapai disebut fenilbromina

klorobenzena = fenilklorida
Sedangkan toluena yang kehilangan satu atom Hnya disebut benzil dengan struktur sebagai berikut:
Benzil
Sehingga, senyawa turunan benzena yang tersusun dari toluena yang kehilangan satu atom H diberi nama dengan awalan benzil, seperti contoh dibawah ini:
Benzilamina
b. Tata Nama Senyawa Turunan Benzena dengan dua substituen yang terikat pada cincin Benzena
Jika terdapat dua jenis substituen, maka posisi substituen dapat dinyatakan dengan awalan o (orto), (meta), (para) atau dengan menggunakan angka.
orto
meta
para
Perhatikan contoh-contoh berikut:



o-dibromobenzena

m-kloroanilina

p-nitrofenol

Urutan prioritas penomoran untuk beberapa substituen yang umum:
Arah tanda panah menunjukkan substituen yang semakin prioritas,
maka penomorannya dengan nomor yang semakin kecil
c. Tata Nama Senyawa Turunan Benzena dengan lebih dari dua substituen yang terikat pada cincin benzena
Sedangkan jika terdapat tiga substituen atau lebih pada cincin benzena, maka sistem o, m, p tidak dapat diterapkan lagi dan hanya dapat dinyatakan dengan angka. Perhatikan contoh berikut:


1,2,4-trinitro benzena
2,4,6-trinitotoluena
Urutan prioritas penomoran sama denganprioritas penomoran pada tata nama benzena yang tersubtitusi oleh dua substituen.
Kemudahan benzena mengalami reaksi substitusi elektrofilik menyebabkan benzena memiliki banyak senyawa turunan. Semua senyawa karbon yang mengandung cincin benzena digolongkan sebagai turunan benzena. Berikut ini beberapa turunan benzena yang umum:
Struktur
Nama
Struktur
Nama
Toluena
Fenol
p-xilena
Benzaldehida
Stirena
Asam Benzoat
Anilina
Benzil alkohol
Selain senyawa-senyawa di atas, masih banyak lagi senyawa turunan benzena yang terdapat di sekitar kita baik itu dengan satu substituen yang terikat pada cincin benzena, ataupun dua substituen atau lebih.
SIFAT-SIFAT BENZENA
SIFAT FISIK:
  • Zat cair tidak berwarna
  • Memiliki bau yang khas
  • Mudah menguap
  • Tidak larut dalam pelarut polar seperti air air,
    tetapi larut dalam pelarut yang kurang polar atau nonpolar,
    seperti eter dan tetraklorometana
  • Titik Leleh : 5,5 derajat Celsius
  • Titik didih : 80,1derajat Celsius
  • Densitas : 0,88
SIFAT KIMIA:
  • Bersifat kasinogenik (racun)
  • Merupakan senyawa nonpolar
  • Tidak begitu reaktif, tapi mudah terbakar dengan menghasilkan banyak jelaga
  • Lebih mudah mengalami reaksi substitusi dari pada adisi

KEGUNAAN & DAMPAK BENZENA BESERTA TURUNANNYA
KEGUNAAN
Kegunaan benzena yang terpenting adalah sebagai pelarut dan sebagai bahan baku pembuatan senyawa-senyawa aromatik lainnya yang merupakan senyawa turunan benzena. Masing-masing dari senyawa turunan benzena tersebut memiliki kegunaan yang beragam bagi kehidupan manusia. Berikut ini beberapa senyawa turunan Benzena dan kegunaannya:
1. Toluena
Toluena digunakan sebagai pelarut dan sebagai bahan dasar untuk membuat TNT (trinitotoluena), senyawa yang digunakan sebagai bahan peledak (dinamit).
2. Stirena
Stirena digunakan sebagai bahan dasar pembuatan polimer sintetik polistirena melalui proses polimerisasi. Polistirena banyak digunakan untuk membuat insolator listrik, boneka, sol sepatu serta piring dan cangkir.
3. Anilina
Anilina merupakan bahan dasar untuk pembuatan zat-zat warna diazo. Anilina dapat diubah menjadi garam diazonium dengan bantuan asam nitrit dan asam klorida.
4. Benzaldehida
Benzaldehida digunakan sebagai zat pengawet serta bahan baku pembuatan parfum karena memiliki bau yang khas. Benzaldehida dapat berkondensasi dengan asetaldehida (etanal), untuk menghasilkan sinamaldehida (minyak kayu manis).
5. Fenol
Dalam kehidupan sehari-hari fenol dikenal sebagai karbol atau lisol yang berfungsi sebagai zat disenfektan.
6. Asam Benzoat dan Turunannya
Terdapat beberapa turunan dari asam benzoat yang tanpa kita sadari sering kita gunakan, diantaranya adalah:
• Asam asetil salisilat atau lebih dikenal dengan sebutan aspirin atau asetosal yang biasa digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit (analgesik) dan penurun panas (antipiretik). Oleh karena itu aspirin juga digunakan sebagai obat sakit kepala, sakit gigi, demam dan sakit jantung. Penggunaan dalam jangka panjang dapat menyebabkan iritasi lapisan mukosa pada lambung sehingga menimbulkan sakit maag, gangguan ginjal, alergi, dan asma.
• Natrium benzoat yang biasa ggunakan sebagai pengawet makanan dalam kaleng.
• Metil salisilat adalah komponen utama obat gosok atau minyak angin.
 Asam tereftalat merupakan bahan serat sintetik polyester.
• Parasetamol (asetaminofen) memiliki fungsi yang sama dengan aspirin tetapi lebih aman bagi lambung. Hampir semua obat yang beredar dipasaran menggunakan zat aktif parasetamol. Penggunaan parasetamol yang berlebihan dapat menimbulkan gangguan ginjal dan hati.
DAMPAK
Telah disebutkan bahwa benzena memiliki sifat racun atau kasinogenik, yaitu zat yang dapat membentuk kanker dalam tubuh manusia jika kadarnya dalam tubuh manusia berlebih. Beberapa penelitian menunjukan bahwa benzena merupakan salah satu penyebab leukemia, penyakit kanker darah yang telah banyak menyebabkan kematian.
Dampak kesehatan akibat paparan Benzena berupa depresi pada sistim saraf pusat hingga kematian. Paparan Benzena antara 50–150 ppm dapat menyebabkan sakit kepala, kelesuan, dan perasaan mengantuk. Konsentrasi Benzena yang lebih tinggi dapat menyebabkan efek yang lebih parah, termasuk vertigo dan kehilangan kesadaran. Paparan sebesar 20.000 ppm selama 5 – 10 menit bersifat fatal dan paparan sebesar 7.500 ppm dapat menyebabkan keracunan jika terhirup selama 0,5 – 1 jam. Dampak yang ringan dapat berupa euforia, sakit kepala, muntah, gaya berjalan terhuyung-huyung, dan pingsan. 

BAB 8 : MAKROMOLEKUL (POLIMER)
MAKROMOLEKUL adalah molekul raksasa (giant) dimana paling sedikit seribu atom terikat bersama oleh ikatan kovalen. Makromolekul ini mungkin rantai linear, bercabang, atau jaringan tiga dimensi.
Makromolekul dibagi atas dua material yaitu
1. Material biologis (makromolekul alam)
                Contoh : karet alam, wool, selulosa, sutera dan asbes
2. Material non biologis (makromolekul sintetik)
                Contoh : plastik, serat sintetik, elastomer sintetik
Material biologis dapat menunjang tersediaanya pangan dan dibahas dalam biokimia sedang material non biologis mencakup bahan sintetik. Banyak makromolekul sintetik memiliki struktur yang relatif sederhana, karena mereka terdiri dari unit ulangan yang identik (unit struktural). Inilah sebabnya mereka disebut polimer.
Berdasarkan kegunaannya polimer digolongkan atas :
a.      Polimer komersial (commodity polymers)
Polimer ini dihasilkan di negara berkembang, harganya murah dan banyak dipakai dalam kehidupan sehari hari. Kegunaan sehari-hari dari polimer ini ditunjukkan dalam tabel 1.1
Contoh : Polietilen (PE), polipropilen (PP), polistirena (PS), polivinilklorida (PVC), melamin formaldehid
b.      Polimer teknik (engineering polymers)
Polimer ini sebagian dihasilkan di negara berkembang dan sebagian lagi di negara maju. Polimer ini cukup mahal dan canggih dengan sifat mekanik yang unggul dan daya tahan yang lebih baik. Polimer ini banyak dipakai dalam bidang transportasi (mobil, truk, kapal udara), bahan bangunan (pipa ledeng), barang-barang listrik dan elektronik (mesin bisnis, komputer), mesin-mesin industri dan barang-barang konsumsi
Contoh : Nylon, polikarbonat, polisulfon, poliester
c.       Polimer fungsional (functional polymers)
Polimer  ini dihasilkan dan dikembangkan di negara maju dan dibuat untuk tujuan khusus dengan produksinya dalam skala kecil
Contoh : kevlar, nomex, textura, polimer penghantar arus dan foton, polimer peka cahaya, membran, biopolimer

Definisi

q  Polimer
Molekul besar (makromolekul) yang terbangun oleh susunan unit ulangan kimia yang kecil, sederhana dan terikat oleh ikatan kovalen. Unit ulangan ini biasanya setara atau hampir setara dengan monomer yaitu bahan awal dari polimer.
q  Monomer
Sebarang zat yang dapat dikonversi menjadi suatu polimer. Untuk contoh, etilena adalah monomer yang dapat dipolimerisasi menjadi polietilena (lihat reaksi berikut). Asam amino termasuk  monomer juga, yang dapat dipolimerisasi menjadi polipeptida dengan pelepasan air

BAB 9 : ASPEK BIOKIMIA
PROTEIN
Seperti karbohidrat, beberapa protein juga memiliki fungsi vital dalam tubuh. Contohnya, pergerakan dari protein aktin dan miosinsangat berperan bagi kontraksi otot lurik. Salah satu ciri dari kebanyakan protein adalah mereka hanya dapat mengikat secara spesifik, hanya satu molekul tertentu atau satu grup molekul, sehingga sangat selektif. Antibodi adalah satu contoh protein yang hanya dapat mengikat satu tipe molekul saja. Salah satu jenis protein yang paling penting adalah enzim. Molekul enzim hanya dapat mengenali satu jenis molekul reaktan saja, reaktan ini disebut sebagai substrat. Enzim akan mengkatalis reaksi, sehingga energi aktivasi akan menurun, dan kecepatan reaksi dapat berlangsung lebih cepat sampai 1011 kalinya. Sebuah reaksi mungkin akan memakan waktu 3.000 tahun untuk betul-betul selesai, tapi dengan enzim mungkin menjadi kurang dari satu detik. Enzim sendiri tidak digunakan dalam proses reaksinya, sehingga akan langsung mengkatalis substrat lainnya.
Pada dasarnya, protein terdiri dari rantai asam amino. Sebuah asam amino terdiri dari satu atom karbon yang berikatan dengan 4 grup. Grup pertama dalah gugus amino, —NH2, grup kedua adalah asam karboksilik, —COOH (meskipun eksisnya sebagai —NH3+dan —COO dalam kondisi fisiologis). Grup yang ketiga adalah atom hidrogen. Grup yang keempat biasanya disingkat sebagai "—R", dan grup inilah yang membedakan antar asam amino. Ada 20 macam asam amino standar. Beberapa dari mereka mempunyai fungsi sendiri-sendiri, misalnya, fungsi glutamat adalah sebagai neurotransmiter.
Asam amino dapat bergabung melalui ikatan peptida. Dalam sintesis dehidrasi ini, sebuah molekul air akan dilepaskan dan ikatan peptida akan menghubungkan atom nitrogen dari asam amino yang satu dengan atom karbon dari gugus asam karboksil lain. Maka, hasilnya adalah dipeptida. Rangkaian beberapa asam amino (biasanya lebih kecil dari 30) disebut polipeptida. Untuk rangkaian yang lebih panjang, biasanya disebut sebagai protein. Sebagai contoh, protein albumin pada plasma darah terdiri dari 585 residu asam amino.
Struktur dari protein bisa dijelaskan melalui empat tingkatan. Struktur utama dari protein terdiri dari rangkaian linear asam amino, misalnya, "alanin-glisin-triptofan-serin-glutamat-asparagin-glisin-lisin-…". Struktur sekunder lebih kepada morfologi lokal. Beberapa kombinasi dari asam amino akan cenderung membentuk gulungan yang disebut dengan Î±-helix atau menjadi lembaran yang disebut dengan Î²-sheet. Struktur tersier adalah bentuk 3 dimensi protein tersebut secara keseluruha. Bentuk ini akan ditentukan oleh urutan asam amino. Jika ada satu perubahan saja maka akan mengubah keseluruhan struktur. Rantai alfa hemoglobin terdiri dari 146 residu asam amino, jika residu glutamat di posisi ke-6 digantikan dengan valin, maka akan mengubah sifat hemoglobin tersebut, dan mengakibatkan penyakit anemia sel sabit. Struktur kuartener lebih memfokuskan pada struktur dari protein dengan beberapa subunit peptida. Contohnya, hemoglobin dengan keempat subunitnya. Tidak semua protein memiliki lebih dari satu subunit.

KARBOHIDRAT
Fungsi dari karbohidrat adalah sebagai pembangun dan sumber energi. Gula merupakan karbohidrat, tapi tidak semua karbohidrat adalah gula. Jumlah karbohidrat di bumi lebih banyak daripada jumlah biomolekul manapun.

Monosakarida
Tipe karbohidrat yang paling sederhana adalah monosakarida, yang biasanya terdiri dari atom karbon, hidrogen, dan oksigen, kebanyakan dengan perbandingan 1:2:1 (formula umumnya CnH2nOn, dimana n paling kecil adalah 3).Glukosa, salah satu karbohidrat yang paling penting, merupakan contoh dari monosakarida. Juga termasuk dengan fruktosa, gula yang biasanya ditemukan dalam manisnya buah-buahan.[1][a]Beberapa karbohidrat (terutama setelah kondensasi menjadi oligo- dan polisakarida) memiliki jumlah karbon yang relatif lebih rendah daripada H dan O. Monosakarida dapat dikelompokkan ke aldosa (mempunyai grup aldehida di akhir rantainya, contohnya glukosa) dan ketosa (mempunyai grup keton di rantainya, contohnya fruktosa).

Disakarida
Dua monosakarida dapat bergabung menjadi satu melalui sintesis dehidrasi. Maka, akan dilepaskan satu atom hidrogen dan satu grup hidroksil (OH-). Atom hidrogen dan hidroksil akan bergabung dan membentuk molekul air (H-OH atau H2O), maka dari itu disebut "dehidrasi". Molekul baru ini disebut "disakarida". Reaksinya pun bisa berbalik arah (reaksi pemecahan), dengan menggunakan satu molekul air untuk memecah satu molekul disakarida, maka akan memecah ikatan glikosidik pada disakarida. Reaksi inilah yang disebut dengan hidrolisis. Jenis disakarida yang paling dikenal adalah sukrosa atau yang biasanya kita kenal dengan gula tebu. Satu molekul sukrosa terdiri dari satu molekul glukosa dan satu molekul fruktosa. Disakarida yang lain contohnya laktosa, terdiri dari satu molekul glukosa dan satu molekulgalaktosa. Di dalam tubuh, dikenal adanya enzim laktase yang memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. Biasanya, pada orang berusia lanjut, produksi laktase semakin sedikit dan akibatnya adalah penyakit intoleransi laktosa.

Oligosakarida dan polisakarida
Ketika beberapa (sekitar 3-6) monosakarida bergabung menjadi satu, maka akan disebut sebagai oligosakarida (oligo-artinya "sedikit"). Jika banyak monosakarida bergabung menjadi satu, maka akan disebut sebagai polisakarida. Monosakarida dapat bergabunf membentuk satu rantai panjang, atau mungkin bercabang-cabang. 2 jenis polisakarida yang paling dikenal adalah selulosa dan glikogen, dua-duanya terdiri dari monomer glukosa.
§  Selulosa dibuat oleh tumbuhan dan merupakan komponen penting yang membentuk dinding sel. Manusia tidak bisa membuat ataupun mencerna selulosa.
§  Glikogen, atau nama lainnya adalah gula otot, digunakan oleh manusia dan hewan sebagai sumber energi.

LIPID
Kata lipid merujuk kepada suatu kelompok molekul yang beragam, termasuk juga kelompok molekul yang sulit larut dalam air (contohnya malam, asam lemak, dan turunan asam lemak seperti fosfolipid, sfingolipid, glikolipid, dan terpenoid. Beberapa lipid merupakan molekul alifatik linear, tapi ada juga yang mempunyai struktur cincin. Beberapa juga molekul aromatik, dan beberapa juga lunak.
Beberapa lipid mempunyaii sifat polar meskipun kebanyakan dari mereka merupakan nonpolar/hidrofobik ("takut air"). Tapi ada beberapa bagian dari strukturnya bersifat hidrofilik ("suka-air"), sehingga membuat molekul ini menjadi amfifilik (mempunyai sifat hidrofobik dan hidrofilik). Dalam kasus kolesterol, gugus polarnya hanya -OH (hidroksil atau alkohol). Dalam kasus fosfolipid, gugus polarnya lebih besar sehingga dianggap polar.
Lipid merupakan salah satu unsur penting dalm tubuh. Kebanyakan produk minyak dan produk susu yang kita gunakan untuk masak dan makan seperti mentega,keju, dan minyak samin terdiri dari lemak. Makanan yang mengandung lemak, jika dicerna dalam tubuh maka akan dipecah menjadi asam lemak dan gliserol.

ASAM NUKLEAT
Asam nukleat merupakan makromolekul biokimia yang kompleks, terdiri dari rantai-rantai nukleotida yang menyimpan informasi genetik. Jenis asam nukleat yang paling umum adalah asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA). Asam nukleat ditemukan di segala jenis sel makhluk hidup dan virus. Disamping sebagai penyimpan informasi genetik, asam nukleat juga berperan dalam penyampai pesan kedua, serta pembentuk molekul dasar untuk adenosin trifosfat.
Monomer dari asam nukleat disebut nukleotida, dan tiap nukleotida terdiri dari 3 komponen: basa nitrogen (purin dan pirimidin), gula pentosa/senyawa gula karbon-5, dan gugus fosfat. Perbedaan tipe asam nukleat dapat ditemukan di jenis gula pada rantainya (contohnya, DNA terdiri dari 2 deoksiribosa). Juga, jenis basa nitrogen yang mungkin ada di asam nukleat juga bisa berbeda: adenin, sitosin, dan guanin bisa ada di RNA dan DNA, timin hanya pada DNA, dan urasil hanya pada RNA.