Kisah 2 Tahun di Labsky

Juli 2009 adalah bulan awal saya menempuh pendidikan di SMA. Saat itu saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan saya ke SMA Labschool Kebayoran. Seluruh sekolah khususnya siswa kelas X wajib mengikuti kegiatan MOS yang merupakan kependekan dari Masa Orientasi Siswa. Dalam kegiatan MOS ini kami siswa baru SMA Labschool Kebayoran diperkenalkan kepada berbagai-bagai peraturan dan tata krama di SMA Labschool, diperkenalkan dengan guru dan kakak-kakak OSIS, dan kegiatan orientasi lainnya. Namun sayangnya saya berhalangan mengikuti kegiatan MOS karena saya harus pergi ke Manado karena keluarga saya meninggal. Untuk itu saya izin tidak ikut MOS, dan sebagai penggantinya, saya harus membuat name tag dan membuat makalah. 


Dengan demikian sayapun lulus dari kegiatan MOS. Tugas itu saya kerjakan dalam semalam dengan jerih payah karena rumitnya name tag yang diberikan dan saya harus mengerjakannya sendirian. Walau begitu saya tetap bisa menyelesaikan dan mengumpulkannya esok hari kepada salah satu Panitia MOS saat itu, Ibu Yuni.
Sayapun mulai masuk seminggu dari tanggal masuk yang ditentukan. Saat itu saya masuk ke kelas XA dan angkatan ke 9 di Labschool Kebayoran. Di kelas XA saya bertemu teman-teman saya yang baru, dan mulai belajar pelajaran kelas X. Pelajaran awal di kelas X tidak terlalu rumit, karena merupakan lanjutan dari kelas IX, untuk itu saya bisa mengikuti pelajaran dengan baik.

PRA-TRIP OBSERVASI
Kegiatan angkatan kedua setelah menginjak kaki di kelas X di SMA Labschool Kebayoran ialah Trip Observasi. Kegiatan Trip Observasi adalah kegiatan angkatan untuk tinggal di rumah penduduk pedesaan selama 5 hari. Saat itu desa yang dituju lokasinya di Purwakarta.
Namun kami tidak langsung pergi dan tinggal di desa tersebut. Sebelumnya kami harus mengikuti kegiatan Pra-TO yaitu kegiatan yang berlangsung 3 hari di sekolah dalam rangka penyesuaian kami untuk tinggal di Purwakarta nanti. 

Kami dibimbing oleh guru-guru dan kakak pendamping OSIS dalam kegiatan Pra-Trip Observasi dan Trip Observasi nantinya. Kelompok Trip Observasi/TO saya merupakan kelompok 19 Jaipong dan terdiri dari:

Arya Danurdhara (ketua kelompok)
Rafif
Muhammad Rafki
Ladiva Febriani
Tahlia Motik
Atika Andianti
Ershanny, dan saya sendiri.
Kelompok kami dibawah bimbingan Kakak Pendamping OSIS :
Kak Yogi dan Kak Tasya Zakir
Guru Pendamping : Bapak Arifin.

Selama 3 hari Pra-TO kami sekelompok bekerja sama membuat name-tag, mengamplas dan mengecat tongkat, belajar memasak, belajar makan komando (makan dalam hitungan cepat) dan membuat presentasi. Kegiatan pra-TO kamu mulai dari jam 4.30 pagi sampai dengan jam 6 sore. Pagi subuh-subuh kami sudah harus datang dan mengikuti lari pagi. Saya tidak mengikuti Pra-TO hari ketiga karena sakit, akibat makan tidak teratur dan kelelahan mengikuti 2 hari Pra-TO.

TRIP OBSERVASI


Setelah mengikuti 3 hari Pra-Trip observasi, kamipun sudah siap untuk pergi ke Purwakarta dan mengikuti Trip Observasi. Kegiatan Trip Observasi tersebut berlangsung selama 5 hari. Hari pertama saya sekelompok langsung mengunjungi rumah tempat kami tinggal dan bertemu dengan orang tua asuh kami, yang merupakan penduduk desa di Purwakarta. Orang tua asuh kami bekerja sebagai buruh tani.



Hari selanjutnya kami disibukkan dengan berbagai kegiatan seperti presentasi, pengenalan budaya dari masing-masing kelompok, dan juga kami sekelompok harus menampilkan suatu pertunjukan. Saat itu kami menentukan untuk bernyanyi lagu anak-anak 'Banyak Nyamuk di Rumahku'. Pada malam hari kami juga harus jaga malam, menjaga vendel kami dari kakak-kakak OSIS yang mengitari desa kami. Hari ke-empat merupakan puncak dari kegiatan Trip Observasi tersebut yaitu, Penjelajahan. Dalam penjelajahan kami harus menjelajahi hutan, sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh guru dan kakak-kakak OSIS. Selama penjelajahan kami harus melewati dan berhenti di 5 pos OSIS. Pada masing-masing POS kami diberikan berbagai tantangan. Pos pertama merupakan Pos Kesenian, lalu Pos Bela Negara, Pos Rohani dan Pos Pendidikan. Walau lelah namun kegiatan penjelajahan sangat menyenangkan.



Pada malam terakhir merupakan malam peresmian angkatan kami yaitu angkatan 9, Nawa Drastha Sandyadira. Yang artinya angkatan sembilan yang di mahkotai oleh persatuan yang  kokoh.
Hari terakhir TO kami hanya berkemas-kemas merapihkan barang-barang kami dan bersiap untuk pulang. Setelah pamit dengan keluarga/ orang tua asuh masing-masing serta seluruh penduduk desa, kamipun pulang meninggalkan Purwakarta.


REGALABS (Retreat Gabungan Labschool)

Kegiatan wajib selanjutnya merupakan kegiatan keagamaan. Bagi yang beragama muslim mengikuti Pesantren Kilat. Namun bagi saya dan teman-teman Kristen saya, kami mengikuti Regalabs, atau Retreat Gabungan Labschool. Kegiatan ini merupakan kegiatan rohani Kristen seluruh siswa SMP/SMA Labschool.
Regalabs berlangsung selama 3 hari dan dilaksanakan pada villa Taman Bunga. Selama 3 hari regalabs kami mengikuti kegiatan ibadah, dan berbagai ceramah yang dibawakan oleh beberapa sumber. Pada hari pertama saya datang saya mengikuti sebuah ceramah atau seminar yang kemudian di tutup dengan games pada malam harinya. Begitu juga dengan hari kedua. Kami mengikuti ceramah yang dibawakan oleh sumber yang berbeda, dan pada malam harinya kami mengikuti Jurig Malam. Jurig Malam merupakan kegiatan dimana masing-masing kami secara berpasangan harus berjalan sesuai dengan rute yang diberikan pada tengah malam. Selama perjalanan itu kami berhenti di 4 pos. Walau lelah dan sedikit menengangkan, Jurig Malam itu berlangsung dengan lancar dan menyenangkan. Sedangkan pada hari terakhir kami hanya mengikuti games dan bersiap untuk pulang kembali ke Jakarta.



STUDI LAPANGAN
Studi lapangan merupakan kegiatan studi angkatan kami ke Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari 1 malam. Disana kami mengunjungi berbagai museum bersejarah dan tempat lainnya. Pada hari pertama kami mengunjungi museum-museum kemudian pada sore harinya kami di berikan waktu bebas untuk mengunjungi tempat perbelanjaan, yang nantinya kami akan membuat laporan ekonomi berdasarkan kunjungan kami tersebut. Pada hari terakhir kami mengunjungi tempat wisata, disana kami diberikan waktu untuk berjalan-jalan menikmati keindahan alam dan juga ada berbagai macam hiburan lainnya. Setelah berwisata kamipun pulang kembali ke Jakarta


BINTAMA (Bina Mental Kepemimpinan Siswa)
Kegiatan wajib di kelas X SMA Labschool selanjutnya ialah Bintama atau Bina Mental Kepemimpinan Siswa. Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari di Markas Grup 1 Kopassus Serang, Banten. Selama 6 hari tersebut kami menginap dan dilatih oleh para Kopassus. Disana kami dilatih untuk disiplin dan bisa memimpin. Selama 6 hari itu kami mengikuti berbagai kegiatan seperti PBB (Peraturan Baris Berbaris), Navigasi, Mendayung, dan kegiatan outdoor lainnya. Selain kegiatan outdoor kami juga diajarkan tata cara makan yang baik dan benar, dan diajarkan untuk disiplin waktu.
Masing-masing kami dibagi 6 pleton, dan saya bersama dengan seluruh siswa XA masuk kedalam pleton 1 dibawah bimbingan Pelatih Ribut dan Pelatih Sunu. Mereka yang membimbing kami dalam setiap kegiatan selama Bintama.Dari Bintama saya belajar lebih disiplin dan menghargai, dan dengan melihat perjuangan para Kopassus membela Negara membuat kami lebih mencintai tanah air.

Kelas XI
 


Kelas X pun berlalu dan saya naik ke kelas XI dengan nilai yang memuaskan. Saya memutuskan untuk mengambil jurusan IPA dan masuk ke kelas XI IPA 1. Di kelas XI kita sudah tidak mempunyai kegiatan wajib


lagi untuk diikuti seperti halnya kelas X. Jadi dengan begitu sayapun bisa focus untuk pelajaran-pelajaran khususnya pelajaran MIPA. Pada kelas X saya tidak ikut serta dalam OSIS maupun MPK. Sayang sekali karena kedua organisasi tersebut mempunyai berbagai macam kegiatan positif yang mengajarkan cara untuk berorganisasi.




STUDI LAPANGAN
Kegiatan studi lapangan kelas XI berlangsung di Jogjakarta. Disana kami menginap selama 3 hari 2 malam di Hotel Grand Jogjakarta. Setiba disana kami seangkatan mengunjungi berbagai museum dan pada malam harinya kami mengunjungi Malioboro. Malioboro merupakan tempat perbelanjaan di Jogjakarta. Pada hari kedua, bagi kami siswa jurusan IPA mengunjungi tempat-tempat ilmiah dan Candi Prambanan. Namun sayangnya akibat gempa bumi yang terjadi belum lama saat itu banyak candi-candi kecil yang runtuh. Pada malam harinya kami menonton teater nusantara yang terkenal “Ramayana”. Pertunjukannya sangat bagus dan pemainnya pun menjiwai. Setelah usai menonton Ramayana kamipun pulang kembali ke hotel.
Pada hari terakhir, kami mengunjungi Universitas Gajah Mada. Karena saya berminat dalam bidang kedokteran sayapun mengunjungi Fakultas Kedokterannya. Selain Fakultas Kedokterannya yang terkenal bermutu baik, tempatnya juga asri dan luas. Setelah mengunjungi UGM kamipun kembali ke hotel untuk bersiap-siap kembali ke Jakarta.

SKY BATTLE 2011




Sky Battle merupakan ajang kompetisi olahraga se-Jabodetabek yang diselenggarakan oleh angkatan kami. Disana saya berpartisipasi sebagai Sie. Konsumsi. Jumlah pendaftar atau sekolah yang mengikuti Sky Battle terdiri dari sekolah-sekolah seluruh Jakarta, dengan mayoritas sekolah kawasan Selatan, karena lokasi sekolah kami yang di Selatan pula. Disana ada berbagai cabang kompetisi seperti: Bola Basket, Futsal, Dance, Rugby, dan Rally Photo. Kegiatan yang berlangsung seminggu ini ditutup di GOR Bulungan dan diramaikan oleh penampilan dari berbagai band seperti HiVi, Jads Barrel dan berbagai band lainnya. Puji Tuhan kegiatan Sky Battle 2011 berlangsung sukses dan lancar.





SKY AVENUE 2011

Sky Avenue merupakan pentas seni dari tahun ke tahun yang di selenggarakan oleh SMA Labschool Kebayoran. Sky Avenue merupakan kependekan dari Labsky’s Art Event for Unity and Equality. Event ini yang berlangsung tanggal 30 Juli 2011 di Tennis Indoor Senayan. Ini merupakan acara puncak setiap angkatan di Labschool Kebayoran Sky Avenue tahun ini bertemakan “Halloween Town”. Sesuai dengan temanya, acara ini pun di dekor dengan suasana Halloween. Di ramaikan oleh Guest Star: Sheila On 7, The Sigit, White Shoes and The Couples Company dan Gugun and the Blues Shelter. Acara ini pun diramaikan oleh performan dari Play-Mates, Jenny, FAB, GoldR, Merdebaise, Morning Blue, dan Front Fence. Acara ini juga menampilkan berbagai performan dari siswa/i Labschool Kebayoran sendiri seperti perkusi oleh Lamuru, modern dance oleh Dazzling, dan tarian tradisional oleh Aruna Chandrika.
Event ini berlangsung ramai dengan terjualnya kurang lebih 3000 tiket pengunjung, serta acara yang berlangsung dari siang sampai jam 10 malam inipun berlangsung sukses, meriah, dan lancar.


Oleh: Karina Michelle